Sunday, September 25, 2016

Amanat

Amanat
   Berfirman Allah SWT:
“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu.”
Artinya mereka menolak untuk menerimanya.
“Dan mereka khawatir dari amanat itu.”

   Yakni takut dari amanat itu, jangan-jangan mereka tidak menyampaikannya lalu mereka mendapat siksa. Atau mereka takut berkhianat di dalam amanat itu. (QS.Al-Ahzab:72) arti amanat dalam ayat ini ialah ketaatan ibadah dan kewajiban-kewajiban yang ada hubungannya dengan pahala atau siksa.
Berkata Al-Qurthubi, “Amanat itu menyeluruh kepada semua kegiatan agama menurut yang sahih dari pendapat-pendapat ulama.”
Pendapat inilah yang dikemukakan kebanyakan ulama dan masih berbeda mengenai perincian bagiannya. Dalam hal ini Ibnu Mas’ud berkata, “Dia adalah mengenai amanat harta seperti benda-benda titipan dan yang lain.” Diriwayatkan dari dia, bahwa sesungguhnya amanat itu ada dalam semua kewajiban, tetapi yang paling berat nilai amanatnya adalah harta.
 Berkata Abud Darda’, “Mandi janabah adalah satu amanat.”
Ibnu Umar berkata, “Pertama kali yang diciptakan Allah dari manusia adalah farjinya.”
Dia berfirman: “Ini adalah sebuah amanat, yang Aku menitipkannya padamu. Janganlah engkau memakainya kecuali dengan haq. Kalau engkau menjaganya Aku akan menjagamu.”
Jadi farji, telinga, mata, lidah, perut, tangan dan kaki adalah amanat. Tiada keimanan bagi orang yang tidak dapat dipercaya.

BERSAMBUNG…

(halaman ini masih dalam tahap pengetikan oleh admin.)

No comments:

Post a Comment