Keutamaan
Al-Qur’an, Ilmu dan Ulama
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barangsiapa
membaca Al-Qur’an, kemudian melihat bahwa seseorang telah diberikan yang lebih
utama daripada apa yang diberikan padanya, maka dia benar-benar telah meremehkan
orang yang telah diagungkan Allah SWT.”
Nabi Muhammad
SAW bersabda:
“Tidak ada seorang
pun yang diterima pemberian syafaatnya yang lebih utama kedudukannya di sisi
Allah SWT daripada Al-Qur’an.”
Nabi Muhammad
SAW bersabda:
“Sebaik-baik kamu
adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Nabi Muhammad SAW
bersabda:
“Sesungguhnya hati
ini berkarat, sebagaimana besi dapat bekarat.”
Lalu ditanyakan
kepada beliau, “Ya
Rasulullah, apakah pembersihnya?”
Beliau bersabda:
“Membaca
Al-Qur’an dan mengingat kematian.”
Al-Fudhail
bin Iyadh berkata, “Pembawa (penanggung) Al-Qur’an adalah pembawa bendera Islam, maka dia tidak melakukan lahwu (permainan) bersama
orang yang melakukan lahwu, tidak lengah bersama orang yang lengah dan tidak lahwu bersama orang yang lahwu (senda gurau),
karena mengagungkan hak Al-Qur’an.”
Dia juga
berkata, “Barangsiapa
yang membaca bagian akhir surat Al-Hasyr ketika sore hari, kemudian dia
mati pada malamnya, maka dia akan dicap
dengan cap syuhada.”
BERSAMBUNG…
(halaman ini
masih dalam tahap pengetikan.)
No comments:
Post a Comment