Sunday, September 25, 2016

Larangan Menggunjing dan Mengadu Domba

Larangan Menggunjing dan Mengadu Domba
    Allah SWT telah menyebutkan di dalam nash atas tercelanya menggunjing, mengadu domba dan menyamakannya dengan orang yang memakan daging bangkai.
Dia berfirman: “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat:12)

   Nabi Muhammad SAW telah bersabda, “Setiap orang Islam atas orang Islam yang lain adalah haram darahnya, hartanya dan harga dirinya (keperwiraannya).” Sedang pergunjingan itu akan mengenai harga diri. Dan Allah benar-benar telah mengumpulkan harga diri itu dengan harta dan darah.
Abu Barzah berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Janganlah kamu saling hasud, membenci, melakukan najsy (menambah harga suatu barang bukan karena tertarik dengan barang itu melainkan untuk menipu orang lain), membelakangi dan menggunjing sebagian yang lain. Jadilah kamu hamba-hamba Allah bersaudara.”
Dari Jabir dan Abi Sa’id berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Hati-hatilah terhadap pergunjingan, karena menggunjing adalah lebih berat daripada berzina. Sebab seorang laki-laki kadang-kadang berzina dan bertobat, lalu Allah SWT menerima tobatnya. Sesungguuhnya pemilik pergunjingan tidak akan diampuni, sehingga kawannya (yang digunjing) mengampuninya.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Aku melewati sebuah kaum pada malam aku diisra’kan, mereka mencakar mukanya dengan kuku-kukunya sendiri. Bertanyalah aku, “Hai Jibril, siapa mereka itu?”
Dia berkata, “Mereka itu adalah orang-orang yang menggunjing manusia dan membicarakan harga diri mereka.”

BERSAMBUNG…

(halaman ini masih dalam tahap pengetikan.)

No comments:

Post a Comment