Monday, September 26, 2016

Keutamaan Hari Raya

Keutamaan Hari Raya
   Hari permulaan bulan Syawal dan hari tanggal ke sepuluh dari bulan Dzulhijjah disebut Id (hari raya), karena orang-orang mukmin kembali taat pada Allah SWT. Yakni orang-orang mukmin menunaikan dua buah kewajiban berupa Puasa Ramadhan dan Ibadah Haji. Juga karena orang-orang mukmin taat kepada Rasulullah SAW, yang tidak lain adalah puasa enam hari di dalam Syawal dan bersiap-siap untuk berziarah pada Nabi Muhammad SAW. juga karena berulangnya hal itu setiap tahun. Disamping itu karena banyaknya kebiasaan-kebiasaan Allah, di bulan itu dengan kebaikan dan karena kembalinya kegembiraan. Pertama-tama hari raya yang dishalatkan oleh Rasulullah SAW adalah hari raya Idul Fitri dalam tahun dua Hijrah dan beliau tidak pernah meninggalkannya. Jadi, dia adalah sunah yang dikukuhkan.
   Abu Hurairah r.a berkata, “Hiasilah hari raya-hari rayamu dengan membaca takbir.”
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca ‘Subhanallah wa bi hamdihi’ pada hari raya sebanyak tiga ratus kali dan menghadiahkannya untuk orang-orang muslimin yang telah mati, maka masuklah dalam setiap kubur seribu macam nur dan Allah akan menjadikan kuburnya kelak kalau dia mati seribu nur pula.”
   Wahb bin Munabih r.a berkata, sesungguhnya iblis memekik pada setiap hari raya. Lalu anak buah iblis berkumpul mengerumuninya dan bertanya, “Hai tuan kami, apakah yang menyebabkan kemarahanmu?”
Dia berkata, “Sesungguhnya Allah SWT benar-benar telah mengampuni umat Muhammad SAW. pada hari ini. Maka kamu harus menyibukkannya dengan segala macam kelezatan dan kesenangan nafsu.”
   Wahb juga berkata, sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan surga pada hari raya Idul Fitri, memilih Jibril menurunkan wahyu dan menerima tobat tukang sihir-tukang sihir Fir’aun juga pada hari raya Idul Fitri. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa yang berdiri beribadah pada malam hari raya dengan mencari pahala, maka hatinya tidak akan mati di mana pada hari itu hati-hati ini pada mati.”

BERSAMBUNG…

(halaman ini masih dalam tahap pengetikan.)

No comments:

Post a Comment