Sunday, September 25, 2016

Setan

Setan
   Wajib bagi seorang mukmin untuk mencintai ulama dan orang-orang shaleh, senantiasa berkumpul dengan mereka, bertanya tentang hal-hal yang tidak dapat dihindarkan dari dirinya, menerima nasehat dari mereka, menjauhi perbuatan-perbuatan yang tidak baik dan menganggap setan sebagai musuh.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuhmu.” (QS. Fathir:6)
Yakni musuhilah setan dengan berbakti kepada Allah, jangan sampai engkau mengikutinya dalam melakukan maksiat-maksiat kepada Allah dan hendaklah kamu selalu waspada dari setan dalam semua keadaanmu, baik dalam perbuatan maupun itikadmu dari relung hatimu. Apabila kamu mengerjakan suatu amal, pandai-pandailah kamu untuk itu. Karena kadang-kadang setan menyertakan riya’ di dalamnya dan menghiasi perbuatan-perbuatan jahat dalam pandanganmu. Mohonlah pertolongan kepada Tuhanmu untuk mengalahkan setan itu. Berkata Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW membuat sebuah garis di depan kami dan bersabda, ‘ini adalah jalan Allah’.” Kemudian membuat beberapa garis lagi di sebelah kanan garis itu dan beberapa garis di sebelah kiri dari itu pula.
Beliau bersabda: “Garis-garis ini adalah beberapa jalan, pada setiap jalan itu terdapat setan yang selalu mengajak kepadanya.”
Kemudian beliau membaca ayat: “Dan bahwa sesungguhnya (yang telah kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.” (QS. Al-An’am:153)

BERSAMBUNG…

(halaman ini masih dalam tahap pengetikan.)

No comments:

Post a Comment